Ini Langkah Penanganan Stroke oleh Dokter RSUD Jusuf SK 

  • Bagikan

FAJAR, TARAKAN — Stroke kerap kali menjadi suatu penyakit yang sangat dihindari siapapun. Namun begitu, tak ada yang dapat memprediksi kapan seseorang bisa mengalami stroke. Lalu, bagaimana mengenali gejala stroke sejak awal? 

Stroke merupakan penyakit neurologis yang terjadi secara tiba-tiba yang dapat menyebabkan gangguan defisit neurologis vokal (sebagian). Gangguan defisit neurologis vokal ini terjadi lebih dari 24 jam dan biasanya diakibatkan oleh kelainan pembuluh darah kepala.

Dokter spesialis syaraf RSUD dr. H Jusuf SK, dr. Johannes, Sp.N., mengatakan secara garis besar stroke disebabkan pecahnya pembuluh darah kepala maupun sumbatan pembuluh darah kepala sehingga terjadi pendarahan di dalam otak. “Yang paling banyak itu sumbatan di pembuluh darah kepala,” katanya, Rabu (2/7/2023).

Di Kalimantan Utara sendiri, penyakit stroke menduduki peringkat 5 se Indonesia. Hal ini tentu menjadi perhatian medis yang serius. Dilanjutkannya, terjadinya stroke bisa dikarenakan faktor risiko. Di antaranya sakit gula, darah tinggi, kolestrol tinggi, riwayat stroke dan kebiasaan merokok. “Biasanya juga dipicu oleh tekanan darah yang tinggi,” lanjutnya.

Adapun gejala yang ditimbulkan dari penyakit stroke ini seperti lumpuh sebagian badan, bicara yang tidak jelas atau sama sekali tidak dapat berbicara dan nyeri kepala hebat. Jika mengalami gejala di atas diharapkan bagi masyarakat harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

Lebih jauh dikatakan dr. Johannes, untuk mendiagnosis pasien terkena stroke juga tidak mudah. Diperlukan analisis mendalam seperti gejala, pemeriksaan fisik dan dilanjutkan dengan pemeriksaan CT Scan kepala.

“Karena CT scan berguna untuk menentukan jenis strokenya. Itu penanganannya berbeda-beda. Stroke sumbatan dan pembuluh darah itu berbeda,” pungkasnya. (*) 

  • Bagikan

Exit mobile version