Terobosan Bupati Nunukan, Imam hingga Guru Mengaji Bisa Terlindungi Jaminan Sosial

  • Bagikan


FAJAR, NUNUKAN – Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid membuka secara resmi acara Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Imam, Khotib, Guru Ngaji, Guru Sekolah Minggu, dan Pendeta di Kabupaten Nunukan kerjasama antara Pemkab Nunukan, BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS Kabupaten Nunukan dan Bank Kaltimtara. Acara digelar di ruang serbaguna lantai V, Kantor Bupati Nunukan, Rabu (10/08).

Tampak turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ketua BAZNAS Kabupaten Nunukan, Wakil Ketua 3 BAZNAS Provinsi Kaltara, serta Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tarakan.

Bupati Nunukan pada kesempatan sambutannya mengatakan bahwa pembinaan umat beragama memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan manusia di semua wilayah Indonesia. Demikian juga di Kabupaten Nunukan, pembangunan mental spiritual juga menjadi penentu keberhasilan pembangunan secara keseluruhan.

Menurut Laura, pembangunan di Kabupaten Nunukan bukan hanya mengejar keberhasilan secara fisik material saja, tetapi juga mendorong pembangunan secara mental spiritual yang bertumbuh dengan baik, sehingga ada keseimbangan dalam tujuan pembangunan yang ingin dicapai.

“Hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat kita ingin kemajuan pembangunan secara fisik yang ada di Kabupaten Nunukan ini memiliki dasar dasar yang kokoh, kuat dan mengakar di tengah – tengah masyarakat dengan mempertimbangkan nilai dan norma spiritual yang ada”, ujar Laura.

Lanjut Laura mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah daerah tentunya tidak bisa berjalan sendiri dan merasakan banyak terbantu oleh segenap alim ulama, tokoh – agama, pengurus pengurus rumah ibadah yang selama ini membina umatnya yang secara tidak langsung telah membentuk karakter masyarakat yang bisa bersinergi dalam mensukseskan berbagai program kerja pemerintah.

  • Bagikan