Menunggak Rp37 Juta, PLN Segel Listrik PDAM Tana Tidung

  • Bagikan

“Kami juga menyediakan tempat pembayaran di Pasar Imbayud Taka dan QRIS Bankaltimtara biar lebih dekat pelayanan. Sekarang juga masih proses kerja sama dengan Kantor Pos,” beber Winarno.

Tidak hanya itu, pemberian sanksi berupa pemutusan sambungan air pun sudah dilakukan secara bertahap. Namun upaya ini belum mampu menyadarkan masyarakat sehingga kejadian yang tidak diinginkan bersama kembali terjadi.

“Penyegelan listrik PLN ini bukan yang pertama kali, sudah dua kali. Akhirnya pelayanan air bersih ke pelanggan pun terhenti,” ucapnya.

Pembayaran rekening air PDAM bisa dilakukan mulai tanggal 20 bulan lalu hingga 20 bulan berjalan atau bulan ini.

“Alasan pelanggan menunggak bermacam macam. Setiap pelanggan beda alasannya,” kata Winarno.

“Semoga lah kejadian ini bisa semakin menyadarkan kalau pelanggan itu harus membayar lancar dan tepat waktu,” tutup Winarno.(*) 

  • Bagikan