Berkat Program Tol Laut, Arus Distribusi Barang Kian Menggeliat di Nunukan 

  • Bagikan

Selain subsidi biaya penyebarangan melalui tol laut, ada juga tambahan subsidi untuk angkutan daratnya.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Nunukan, Sabri.

Dia mengatakan, pemberian SOA (Subsidi Ongkos Angkutan) barang yang melalui tol laut, sebagai upaya pemerintah pusat dalam menekan harga kebutuhan pokok di daerah.

“Tambahan subsidi ini dari pelabuhan depo ke gudang pemilik barang. Jadi, dua subsidi masuk, ada angkut lautnya dengan angkut daratnya,” ujarnya. 

Untuk subdisi angkut barang darat ini, kata dia, dikelola oleh Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Damri) yang menyediakan kuota sebanyak 5 ribu ton.

“Nah, kalau nilai rupiahnya itu ada di mereka, kami belum dapat datanya. Jadi, Damri ini kontrak dengan Pelindo dengan 50 jasa pengangkut. Nah, kuota 5 ribu ton ini tidak sekali pakai. Artinya kalau jumlah barang yang datang hanya 50 ton, ya 50 ton dulu yang dibayar Damri,” jelasnya.

  • Bagikan