PKB Akui Sudah Dengar Bakal Ada Reshuffle Menteri

  • Bagikan

JAKARTA – Isu perombakan (reshuffle) kabinet kembali muncul ke ruang publik. Isu yang berhembus reshuffle bakal dilakukan pada pertengahan Juni tahun ini. Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid pun mengakui sudah mendengar akan ada kemungkinan reshuffle.

”Sayup-sayup terdengar, dan bolak-balik isu ini muncul. Bagi PKB jelas, ini kewenangan Presiden dan kami berharap agar reshuffle tidak menambah beban karena pasti reshuffle ada dampak bagi menteri yang akan diganti atau menteri yang akan mengganti,” ujarnya kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/6/2022).

Gus Jazil mengatakan bahwa saat ini yang harus menjadi perhatian adalah kondisi perekonomian global yang sedang terjadi krisis. ”Apakah nanti kalau itu yang menjadi referensinya maka menteri-menteri di bidang ekonomilah yang menjadi pengungkit agar Indonesia bisa bertahan bahkan bangkit,” katanya.

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan bahwa jika terjadi krisis global maka akan sangat berpengaruh terhadapo perekonomian di dalam negeri. ”Saya dengar hargai capai sudah naik. Kalau subsidi BBM dicabut harga BBM naik, semuanya akan naik. Apakah reshuffle ini bagian dari ini atau tidak, saya nggak tahu, yang paling ngerti urgensinya ya Presiden,” tuturnya.

PKB, kata Gus Jazil, hanya menekankan bahwa hari ini rakyat perlu kepastian stabilitas ekonomi agar tidak was was. ”Kalau misalnya reshuffle itu memunculkan harapan baru, ya itu perlu. Tapi kalau reshuffle hanya jadi gunjingan, artinya sulit lho saat ini nyari orang untuk mengganti menteri yang betul-betul bisa tahan di situasi krisis atau minimal dia kreatif untuk membantu presiden,” katanya.

  • Bagikan