Manfaat Layanan JKN Terasa Hingga ke Ujung Negeri

  • Bagikan
Wakil Bupati Nunukan Hanafiah (kiri) bersama Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Arief Witjaksono Juwono Putro, saat perayaan HUT ke-54 BPJS Kesehatan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Selasa, 12 Juli.

FAJAR, NUNUKAN — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ternyata dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Termasuk mereka yang ada di wilayah tapal batas negara Indonesia.

Kabupaten Nunukan menjadi salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan Negeri Jiran, Malaysia. Meski di ujung negeri, program JKN tetap bisa dinikmati oleh masyrakat luas.

Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hadir di Nunukan untuk memastikan program tersebut berjalan. Data yang dihimpun FAJAR, dari total penduduk Nunukan sebanyak 194.119 jiwa, peserta yang telah terdaftar di BPJS Kesehatan mencapai 193.461 jiwa atau mencapai 98 persen.

Bahkan pada HUT ke 54 BPJS Kesehatan tahun ini, pelaksanaanya dipusatkan di GOR Astrada, Desa Sungai Nyamuk, Pulau Sebatik, Nunukan, Selasa 12 Juli. Mengangkat tema BPJS Kesehatan Hadir di Ujung Negeri, menjadi bukti layanan JKN kian merata ke seluruh masyarakat di tanah air.

Salah satu peserta BPJS Kesehatan di Nunukan, Norazlin merasakan betul manfaat program JKN. Kata dia, meski tinggal di wilayah batas negara, ap yang didapatkan masyarakat di kota lain juga tetap bisa dirasakan.

Ketika menjalani proses persalinan di RSUD Nunukan belum lama ini, diadan keluarga tak lagi pusing dengan berbagai urusan administrasi atau biaya. “Tak ada lagi yang dipikirkan, alhamdulillah semua berkat layanan BPJS Kesehatan,” ungkap ibu satu anak ini.

Warga lainnya, Muh Tamimi juga sangat terbantu dan puas dengan adanya layanan BPJS Kesehatan. Kata dia, selama ini dia dan keluarganya tak lagi khawatir soal layanan rumah sakit, terutama masalah biaya karena semuanya telah tercover lewat program JKN.

  • Bagikan