BPBD Nunukan Siaga Bencana Hidrometeorologi

  • Bagikan

FAJAR, NUNUKAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Nunukan (BPBD) menyelenggarakan apel gelar pasukan siaga bencana di wilayah Kabupaten Nunukan tahun 2022 dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana Hidrometeorologi. Apel tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Nunukan, Selasa, 8 Oktober.

Sehubungan dengan surat menteri dalam negeri Republik Indonesia nomor 360/7235/SJ tanggal 1 November 2022 perihal kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan berdasarkan informasi terkini dari BMKG bahwa wilayah Indonesia berada pada kategori curah hujan menengah hingga tinggi, dengan sifat hujan diatas normal mendominasi sekitar 69,45% luasan wilayah Indonesia.

Wakil Bupati Nunukan Hanafiah selaku pembina apel dalam sambutannya mengatakan bahwa bencana merupakan suatu hal yang patut menjadi perhatian bersama, sehingga segala sesuatu yang terkait dengan upaya penanggulangan bencana harus menjadi tanggungjawab bersama dari seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

Paradigma penanggulangan bencana saat ini sudah bukan lagi menganut paradigma responsif, yang hanya dilakukan pada saat terjadi bencana. Namun, paradigma penanggulangan bencana saat ini sudah mengarah pada upaya preventif, yaitu melalui kesiapsiagaan dan peningkatan kapasitas, baik aparat maupun di masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan peran aktif masyarakat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan peralatan penanggulangan bencana.

Di samping itu, kejadian bencana di Indonesia semakin tahun semakin meningkat, tidak terkecuali di Kabupaten Nunukan. Ancaman bencana merupakan satu hal yang masih sulit untuk di intervensi karena terkait kondisi alam, kerentanan, dampak cuaca buruk dan sebagainya.

  • Bagikan