Terbang Perdana Besok, Subsidi Angkutan 2023 Dianggarkan Rp40,7 M 

  • Bagikan

FAJAR, TANJUNG SELOR – Bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakatnya, terlebih kepada masyarakat perbatasan. Pada tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali anggarkan untuk angkutan udara perintis. 

Tujuannya untuk membantu mobilitas masyarakat perbatasan, utama masyarakat yang masih sulit diakses oleh darat ataupun jalur sungai. 

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara, Andi Nasuha mengatakan awal Januari 2023 ini akan kembali dilaksanakan penerbangan perdana, berupa subsidi ongkos angkutan (SOA) udara perintis. “Rencana penerbangan perdana menggunakan APBN 2023 itu ditanggal 7 Januari 2023,” ucapnya, Jumat 6 Januari 2023. 

Dia menjelaskan SOA tersebut ditujukan untuk 2 kegiatan, yakni perintis penumpang dan perintis kargo. Kata dia, anggaran keduanya mencapai Rp 40,7 miliar. 

“Anggaran perintis penumpang sebesar Rp 29,1 miliar dan anggaran perintis kargo sebesar Rp 11,6 miliar. Terbang perdana dilaksanakan di Tarakan,” sebutnya. 

Andi Nasuha mengatakan untuk harga pada setiap rute bervariasi, begitu juga waktunya tidak setiap hari, ada satu rute dengan 2 kali penerbangan ada juga rute yang hanya melayani 1 kali penerbangan. 

“Misalnya rute Tarakan Long Bawan hanya di hari Selasa dan Kamis dengan harga tiket Rp 464.050. Lalu dari Long Bawan ke Tarakan harganya Rp 419.050,” tuturnya. 

Rute Long Bawan Malinau di hari Senin dan Malinau Long Bawan di hari Jumat, harga tiketnya Rp 370.210. Rute Long Apung Malinau dan sebaliknya dihari Selasa dan Kamis dengan harga tiket Rp 391.300. Long Apung Tanjung Selor dan sebaliknya pada hari Kamis dengan harga Rp 402.400 serta Long Bawan Nunukan dan sebaliknya pada hari Selasa dengan harga tiket Rp 459.010. 

  • Bagikan