Bioskop XXI Tarakan Terancam Tutup Karena Kena Somasi 

  • Bagikan

FAJAR, TARAKAN — Grand Tarakan Mall kini terancam tutup dengan adanya somasi yang dilayangkan oleh kurator PT Gusher. Pihak kurator meminta segala aktivitas dihentikan dan segera mengosongkan gedung, paling lambat 23 Januari pukul 22.00 Wita.

Hal ini diungkapkan kuasa hukum tim kurator PT Gusher Tarakan, Daniel Hutabarat kepada awak media, Kamis, 19 Januari.  Menurutnya, setelah PT Gusher dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya tertanggal 9 Mei 2017, maka secara hukum, apabila suatu subjek hukum telah pailit, maka tidak berwenang lagi mengurus harta kebendaannya.

“Sehingga ini harus dikuasai oleh kurator untuk kepentingan para kreditur. Setelah kurator menelusuri aset-aset, ternyata ada 21 aset yang menjadi harta pailit PT. Gusher Tarakan, diantaranya GTM, Gusher Plaza atau lebih dikenal dengan Pasar Gusher, tanah kosong, dan beberapa bangunan. Dimana semua aset ini telah mendapatkan ketetapan dari Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya untuk melakukan penyegelan,” ungkapnya.

Terkait dengan Undang- Undang Kepailitan pasal 1 ayat 5 junto pasal 16, pasal 25, dan pasal 69 kewenangan kurator menguasai, mengurus, mengelola dan membereskan harta pailit.

Karena sudah dinyatakan pailit demi hukum, katanya, maka PT. Gusher telah kehilangan haknya untuk menguasai, mengelola, menggunakan, serta mengurus harta kekayaannya.

Sehingga, kewenangan demi hukum sepenuhnya berada di tim kurator, dalam hal ini yang ditunjuk adalah Akhmad Fajrin dan Darwin Marpaung.

  • Bagikan