UBT Resmi Miliki Fakultas Kedokteran, Pemprov Kaltara Siapkan Beasiswa untuk 50 Orang

  • Bagikan

FAJAR, JAKARTA – Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya keinginan masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) untuk memiliki perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Kedokteran akan segera terwujud. Hal ini ditandai dengan penyerahan surat keputusan (SK) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) RI tentang izin pembukaan program studi (prodi) Kedokteran program sarjana dan prodi Pendidikan Profesi Dokter pada Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Penyerahan dilakukan langsung oleh pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen)Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbud Ristek Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., PH.D, dan diterima langsung oleh Rektor UBT Prof. Dr. Adri Patton, M.Si, di Gedung D lantai 18 Kemendikbud Ristek RI, komplek Kemdikbud, Jakarta Pusat, Kamis (1/2/2024).

Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal A Paliwang, SH, M.Hum, menyaksikan langsung penyerahan SK tersebut turut bangga dan mengapresiasi untuk semua pihak yang telah turut serta membantu memperjuangkan kehadiran Fakultas Kedokteran pertama di Bumi Benuanta.

“Seluruh masyarakat Kaltara sangat bersyukur sudah bisa bersekolah di UBT, karena selama ini untuk mencari gelar dokter selalu diluar dan tahun ini sudah Insya Allah sudah bisa kita membuka fakultas kedokteran,” ujar orang nomor satu di Kaltara itu.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara pada tahun 2023, jumlah dokter yang ada di Kaltara adalah 688 orang. Jumlah ini tentu masih terbilang kurang dibandingkan dengan jumlah penduduk Kaltara saat ini berjumlah 747.815 jiwa. Belum lagi terdapat pula beberapa wilayah yang aksesnya masih sulit terjangkau.

  • Bagikan