KKSS dan KKMB Tarakan Peduli Kemanusiaan,  Bantu Makamkan Warga Terlantar

  • Bagikan

FAJAR, TARAKAN – Pengurus Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) bersama Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Tarakan memakamkan orang terlantar yang meninggal dunia.

Sebelumnya, orang terlantar yang tidak diketahui keberadaan keluarganya itu ditemukan seorang warga KKSS pada Minggu malam (21/3/2023) di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat, dalam kondisi sakit.

Saat ditemukan, warga memeriksa identitas orang terlantar tersebut yang ternyata hanya memiliki paspor. Orang terlantar yang diketahui bernama Adi bin Umar, lahir di Bone, Sulawesi Selatan.

Temuan itu pun kemudian dilaporkan kepada Ketua KKMB Tarakan, Agustan Yusuf untuk ditindaklanjuti. Melihat kondisi orang terlantar tersebut yang sakit, Agustan Yusuf melaporkan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk dibawa ke rumah sakit.

“Malam itu sekitar setengah 11, kamri sudah evakuasi ke rumah sakit. Karena tidak bisa masuk, kami dengan teman-teman pulang ke rumah. Jam 2, ditelponlah teman kami bahwa yang dibawa itu sudah meninggal,” ujar Agustan Yusuf.

Selanjutnya, ia bersama Ketua KKSS Tarakan, Tajuddin Tuwo, mengurus pemakaman orang terlantar tersebut yang rencananya dikebumikan di pemakaman Markoni pada Senin sore (22/5/2023).

“Sebenarnya ini orang terlantar. Tetapi demi kemanusiaan, kami selaku warga Sulawesi Selatan saling membantu, apalagi orang dalam kesusahan, tidak punya apa-apa, tidak punya keluarga,” ungkap pria yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut.

Ketua KKSS Tarakan, Tajuddin Tuwo menambahkan bahwa pihaknya tergerak untuk harus menangani meskipun tidak mengenal orang terlantar tersebut. Karena orang terlantar tersebut lahir di Bone, sehingga pihaknya turun untuk membantu.

Tidak hanya memakamkan, pengurus KKSS Tarakan bersama KKMB Tarakan juga mencarikan sumbangan untuk membiayai pemakaman orang terlantar tersebut.

Di antaranya, mendapatkan bantuan dari Gubernur Kaltara untuk biaya di rumah sakit. Sementara untuk biaya pemakaman, dibantu warga KKSS lainnya yang juga pengusaha transportasi laut, H. Taming. suami dari Hj. Sri Sulartiningsih, serta mendapat bantuan dari Ketua Kerukunan Keluarga Wajo Tarakan, Ilyas Paturussi. (*) 

  • Bagikan